Breadcrumb

280 KDMP Resmi Terbentuk, Bupati Bandung Tekankan Profesionalisme Pengurus

Bagiakan :

Sebuah tonggak penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan kembali tercatat di Kabupaten Bandung. Sebanyak 280 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah resmi terbentuk dan tuntas legalitasnya di seluruh wilayah, mencakup 270 desa dan 10 kelurahan.

Program ini didukung penuh oleh APBD Kabupaten Bandung, sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Bandung dalam mendorong kemandirian ekonomi dari tingkat lokal.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat meninjau salah satu unit usaha KDMP di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Senin (21/7/2025), seusai mengikuti peluncuran kelembagaan 80.000 KDMP secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui Zoom Meeting.

“Alhamdulillah, legalitas KDMP di Kabupaten Bandung sudah 100 persen rampung. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membangun basis ekonomi rakyat dari desa,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Langkah berikutnya, lanjut Kang DS, adalah menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) untuk seluruh pengurus KDMP. Bimtek akan digelar per daerah pemilihan (dapil), dan melibatkan kepala desa, ketua BPD, ketua koperasi, serta ketua BUMDes.

Mereka akan dilatih untuk menyusun rencana bisnis tahunan, pola pembiayaan, hingga strategi memperluas keanggotaan koperasi dengan melibatkan RT/RW, pelaku usaha lokal, dan UMKM.

“Semua akan kita guide agar operasional koperasinya optimal dan benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi desa,” tambahnya.

Namun demikian, Kang DS menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan koperasi. Ia mengingatkan bahwa siapa pun yang menjadi pengurus, baik keluarga maupun tim sukses, harus tetap mengedepankan kompetensi dan integritas.

“Silakan libatkan siapa pun, tapi pengelolaan KDMP harus profesional. Jangan hanya bagi-bagi jabatan tanpa keahlian,” tegas Kang DS.

Kehadiran KDMP ini diyakini akan memberikan dua manfaat besar bagi desa/kelurahan, selain dana desa dari pemerintah pusat, juga akan ada dana tambahan dari hasil usaha koperasi yang bisa memperkuat pembangunan desa secara mandiri.

Berita menarik lainnya :
Thumbnail

Dubes RI Kunjungi Persib di Thailand, Beri Dukungan Jelang...

August 05, 2025 · jatimnow.com

Thumbnail

Bitcoin Tembus 1 Miliar Rupiah...

August 05, 2025 · visi.news

Thumbnail

Usai Haji Dikelola BPH, Nasaruddin Jelaskan Fokus...

August 05, 2025 · visi.news

Thumbnail

Tokoh Ekonomi Era Gus Dur, Kwik Kian Gie Meninggal Dunia...

August 05, 2025 · balipost.com

Thumbnail

Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024

August 05, 2025 · visi.news

Thumbnail

Kejagung Panggil Enam Produsen Beras Terkait Kasus Oplosan...

August 05, 2025 · kompas.com

Thumbnail

Anggota DPR RI Ahmad Najib Apresiasi Gebyar Expo Wisata Budaya Desa Cilame

August 05, 2025 · jatimnow.com

Thumbnail

Harga Emas Hari Ini 6 Agustus 2025: Antam Melonjak

August 05, 2025 · visi.news

Thumbnail

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 6 Agustus 2025

August 05, 2025 · visi.news

Thumbnail

Bupati Bandung Luncurkan Platform Digital Terpadu untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

August 05, 2025 · balipost.com

Thumbnail

Stres Makin Berat? Bisa Jadi Ini 6 Penyebabnya yang Sering Diabaikan

August 05, 2025 · visi.news

Thumbnail

Kacang Pecan Dinilai Ampuh Turunkan Kolesterol, Ini Temuan Ilmuwan

August 05, 2025 · kompas.com